Fish

Jumat, 21 Desember 2012

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL

A.Pengertian asal mula pancasila

1. Asal mula langsung
- Asal mula bahan(kausa materialis) : pada hakikatnya nilai nilai dan unsur yang ada pada pancasila digali dari bangsa Indonesia yang berupa nilai nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai nilai religius uang terdapat dalam kehidupan sehari hari bangsa Indonesia. Dengan demikian asal bahan pancasila adalah pada bangsa indonesia sendiri dalam kepribadian dan pandangan hidup.
- Asal mula bentuk (kausa formalis) : Asal mula bentuk pancasila adalah Ir Soekarno bersama sama Drs. Moh Hatta serta anggota BPUPKI lainnya merumuskan dan membahas Pancasila terutama dalam hal bentuk, rumusan serta nama Pancasila.
- Asal mula karya (kausa Effisien) : asal mula karya adalah PPKI sebagai pembentuk negara yang mengesahkan pancasila menjadi dasar negara yang sah, setelah dilakukan pembahasan baik dalam sidang sidang BPUPKI, panitia sembilan.
- Asal mula tujuan (kausa Finalis) : asal mula tujuan pancasila adalah para anggota BPUPKI dan panitia sembilan termasuk Soekarno dan Hatta yang menentukan tujuan dirumuskannya Pancasila sebelum ditetapkan oleh PPKI sebagai dasar negara yang sah.

2. Asal mula tidak langsung
- Unsur unsur pancasila sebelum secara langsung dirumuskan menjadi dasar filasafat negara , nilai nilainya yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan telah ada dan tercermin dalam kehidupan bangsa indonesia sebelum membentuk negara
- Nilai nilai tersebut terkandung dalam pandangan hidup masyarakat indonesia sebelum membentuk negara yang berupa nilai nilai adat istiadat , niali kebudayaan , nilai religius. Nilai tsb menjadi pedoman dalam memecahkan problema kehidupan sehari hari.
- Dengan demikian dapat disimpulakan asal mula tidak langsung pancasila pada hakikatnya bangsa indonesia itu sendiri.

3. Bangsa indonesia berpancasila dalam tri prakara
- Pertama : unsur2 pancasila sebelum disahkan menjadi dasar filsafat negara secara yuridis sudah dimiliki bangsa indonesia sebagai asa dalam adat istiadat dan kebudayaan dalam arti luas (Pancasila asas kebudayaan)
- Kedua : unsur2 oancasila telah terdapat pada bangsa indonesia sebagai asa2 dalam agama (pancasila asa religius)
- Ketiga : unsur2 tadi kemudian diolah, dibahas dan dirumuskan oleh para pendiri bangsa dalam sidang BPUPKI dan panitia sembilan. Setelah bangsa indonesia merdeka rumusan pancasila calon dasar negara tersebut kemudian disahkan oleh PPKI sebagai dasar flsafat negara indonesia dan terwujudlan pancasila sebagai asas kenegaraan (pancasila asas kenegaraan).

B. Kedudukan dan fungsi Pancasila

1. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa

Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara serta ideologi negara, nilai2nya telah terdapat pada bangsa indonesia dalam adat istiadat, budaya serta agama sebagai pandangan hidup masyarakat indonesia. Pandangan yang ada pada masyarakat indonesia kemudian menjelma menjadi pandangan hidup bangsa yg telah terintis sejak zaman majapahit, sriwijaya dan kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara dalam sidang BPUPKI, panitia sembilan, serta sidang PPKI kemudian ditentukan dan disepakati sebagai dasar negara RI dan dalam pengertian inilah maka pancasila sebagai pandangan hidup negarea dan sebagai ideologi negara.

2. pancasila sebagai dasar negara RI

Dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara / penyelenggaraan negara. Konsekuensinya adalah seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan negara terutama segala peraturan undang2 termasuk proses reformasi , dijabarkan dan diderivasikan dari nialai2 pancasila. Maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum, dan sumber kaidah hukum negara yang konstitusional mengatur negara RI serta seluruh unsur2nya. Kedudukan pancasila seabagai dasar negara dapat dirinci sbb:
- Pancasila merupakan asas kerokhaian tertib hukum indonesia yg dalam pembukaan UUD 45 dijelmakan lebih lanjut kedalam 4 pokok pikiran.
- Meliputi suasana kebatinan dari UUD 45
- Mewujudkan cita cita hukum bagi hukum dasar negara
- Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yg mewajibkan pemerintah dll penyelenggara negara memegang teguh cita cita rakyat yang luhur
- Merupakan sumber semangat bagi UUD 45, bg enyelenggara negara, para pelaksana pemerintah.
Dasar formal kedudukan pancasila sebagai dasar negara RI tersimpul dalam pembukaan UUD 45 alinea ke IV “maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan indonesia itu dalam suatu UUD negara indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara RI yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada ketuhanan YME , kemanusiaan yg adil dna beradab, persatuan indonesia , kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dg mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”.

3. Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia

Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia pada hakikatnya bukan hanya hasil perenungan , pancasila diangkat dari nilai adat istiadat , nilai2 kebudayaan serta religius yang ada pada pandangan hidup masyarakat indonesia sebelum membentuk negara.
a. Pengertian ideologi
Berasal dari kata idea yg artinya gagasan, konsep, pengertian dasar, cita cita. Logos yang beratrti ilmu. Kata idea berasal dari bahasa yunani ‘idein artintya melihat’. Jadi secara harfiah ideologi berarti ilmu pengertian2 dasar. Ideologi mencakup tentang idea idea , pengertian dasar, gagasan dan cita cita.
Maka ideologi negara dalam arti cita2 negara dan bangsa yang pada hakikatnya merupakan asas kerokhanian yang memiliki ciri :
- Mempunyai derajat tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
- Oleh karena itu mewujudkan suatu asas kerokhanian, pandangan dunia, pandangan hidup, pedoman hidup,.

b. Ideologi terbuka dan tertutup
Ciri ideologi tertutup adalah bahwa atas nama ideologi dibenarkan pengorbanan2 yang dibebankan kepada masyarakat. Demi ideologi tersebut masyarakat harus berkorban dan kesediaan untuk menilai kepercayaan ideologis para warga sedang ciri ideologi terbuka adalah nilai2 dan cita2nya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari harta kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakat itu sendiri. Selain itu isinya tidak operasional. Ia baru operasional apabila sudah dijabarkan ke dalam perangkat yang berupa konstitusi. Ideologi terbuka sebagaimana di indonesia senantiasa terbuka dalam proses reformasi dlam bidang kenegaraan karena ideologi terbuka berasal dari masyarakat yang sifatnya dinamis.

c. Ideologi partikular dan koprehensif
Pancasila memiliki ciri menyeluruh yaitu tidak berpihak pada golongan tertentu bahkan ideologi pancasila dikembangkan dari nilai2 yg ada pada realitas bangsa Indonesia itu mampu mengakomodasikan berbagai idealisme yang berkembang dalam masyarakat yang sifatnya majemuk.

d. Hubungan antara filsafat dan ideologi
Filsafat merupakan dasar dan sumber bagi perumusan ideologi yg menyangkut strategi dan doktrin dalam menghadapi permasalahan ysng timbul dalam kehidupan bangsa termasuk dalam menentukan sudut pandang dan sikap dalam menghadapi berbagai aliran atau sitem filsafat yang lain.




Makna ideologi bagi bangsa dan negara

Ideologi sangat menentukan eksistensi bangsa dan negara. Ideologi membimbing bangsa dan negara untuk mencapai tujuan dg berbagai realisasi pembangunan. Hal ini di sebabkan dalam ideologi terkandung suatu orientasi praksis.
Selain sebagai sumber motivasi ideologi juga merupakan sumber semangat bagi segala kehidupan negara. Ideoloogi akan menjadi realistis manakala terjadi orientasi bersifat dinamis antara masyarakat bangsa dengan ideologi dengan demikian ideologi akan bersifat terbuka dan antisipatif bahkan bersifat reformatif dalam arti senantiasa mampu mengadaptasi perubahan2 sesuai dengan aspirasi bangsa.

Pancasila sebagai ideologi yang reformatif, dinamis dan terbuka
Maksudnya adalah ideologi pancasila bersifat aktual , dinamis, antisipatif dan senantiasa mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, iptek dan teknologi serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat. Keterbukaan ideologi pancasila bukan berarti mengubah niai2 dasar yg ada di dlmnya namun mengeksplisitkan wawasannya secara lebih kongkrit sehingga memiliki kemampuan yang reformatif untuk memecahkan masalah2 aktual yang senantiasa berkembang seiring dg aspirasi rakyat, perkembangan iptek serta zaman.

Nilai dasar : hakikat kelima sila pancasila. Pancasila bersifat universal mengandung cita2 dan tujuan yang benar. Nilai dasar ideologi tersebut tertuang dlm pembukaan UUD 45 oleh karena pembukaan memuat nilai2 dasar ideologi pancasila maka pembukaan UUD 45 merupakan suatu norma dasar yg merupakan tertib hukum tertinggi , sbg smber hukum positif sehingga dalam negara memiliki kedudukan sebagai “staatfundamentalnorm” pokok kaidah negara yang fundamental. Nilai dasar inilah yg bersifat tetap dan terlekat pada kelangsungan hidup negara, sehingga mengubah pembukaan UUD 45 yg memuat nilai2 dasar ideologi sama halnya dengan pembubaran negara. Adapun nilai2 dasar tersebut dijabarkan dalam pasal2 UUD 45 yg didlamnya terkandung lembaga2 penyelenggara negara, hubungan antar lembaga penyelenggara negara beserta tugas dan wewenangnya.
Nilai instrumental : eksplisitasi dan penjabaran lebih lanjut dari nilai2 dasar ideologi pancasila. Misalnya kebijakan pembangunan nasional yang selau diseseuaikann dg perkembangan zaman.
Nilai praksis : realisasi dari nilai2 instrumental dalam suatu realisasi pengalaman yg bersifat nyata, dlam kehidupan sehari2.

Pancasila sebagai ideologi terbuka secara struktural memiliki 3 dimensi :
1. Dimensi idealistis : nilai dasar yg terkandung dalam pancasila bersifat sistematis, rasional dan menyeluruh yaitu hakikat nilai2 yang terkandung dalam sila2 pancasila.
2. Dimensi normatif : nilai2 yg terkandung dalam pancasila perllu dijabarkan dlam sitem norma, sebagaimana terkandung dalam norma2 kenegaraan.
3. Dimensi realistis : ideologi harus mampu menccerminkan realitas yg hidup dan berkambang dalam masyarakat.

C. Perbandingan ideologi pancasila dengan ideologi besar lainnya di dunia.

Idoelogi pancasila
Pancasila sebagai ideologi negara berkembang melalui proses yg panjang. Secara kausalitas bersumber pada nilai2 yg dimiliki oleh bangsa indonesia. Oleh karena itu pancasila berasal dari nilai2 pandangan hidup bangsa dan telah diyakini kebenarannya kemudian diangkat oleh bangsa indonesia sebagai dasar filsafat negara. Ideologi tersebut ada pada kehidupan bangsa dan terlekat pada kelangsungan hidup bangsa. Ideologi pancasila mendasarkan pada hakikat sifat kodrat manusia sbg makhluk individu dan sosial. Sehingga ideologi tersebut mengakui adanya kebebasan dan kemerdekaan individu, namun dlm hidup bersama jg harus mengakui hak dan kebebasan orlan.

Negara pancasila
berdasarkan ciri khas proses dlam rangka membentuk negara maka bangsa indonesia mendirikan suatu negara memiliki suatu krakteristik , ciri khas tertentu yg karena ditentukan oleh keanekaragaman, sifat dan karakternya maka bangsa ini mendirikan suatu negara berdasarkan filsafat pancasila yaitu suatu negara persatuan, suatu negara kebangsaan serta negara yg bersifat integralistik.
1. Paham negara persatuan
Hakikat negara persatuan adalah negara yg merupakan satu kesatuan dari unsur2 pembentuknya. Negara persatuan adl negara yg mengatasi segala paham golongan dan paham perseorangan. Jadi negara persatuan bukanlah negara yg berdasarkan individualisme sebagaimana diterapkan di negara liberal bukan juga negara yg berdasar pd klas. Oleh karena itu negara persatuan adl negara yg memiliki sifat persatuan bersama, negara berdasar pada kekeluargaan , tolong menolong atas dasar keadilan sosial.

Bhineka tunggal ika
Hakikatnya adl meskipun bangsa dan negara ini terdiri atas macam2 suku bangsa yg memilliki adat istiadat , kebudayaan, serta karakter yg berbeda, memiliki agama yg berbeda dan terdiri atas beribu pulau namun keseluruhannya merupakan satu persatuan yaitu persatuan bangsa dan negara indonesia.

2. Paham negara kebangsaan
Bangsa indonesia membentuk suatu bangsa dlm panggung internasional yaitu suatu bangsa yg modern yg memiliki kemerdekaan dan kebebasan berlangsung dalam 3 fase. Yaitu zaman sriwijaya, zaman majapahit, nationale staat yaitu negara kebangsaan indonesia modern menurut susunan kekeluargaan berdasarkan pada ketuhanan YME serta kemanusiaan.
a. Hakikat bangsa
Merupakan suatu penjelmaan dari sifat kodrat manusia dlm merealisasikan harkat dan martabat kemanusiaannya. Hal ini disadari bahwa manusia tak mungkin hidup sendiri sehingga senatiasa memerlukan orlan. Suatu bangsa bukanlah merupakan manifeestasi kepentingan individu daja yang diikat secara imperatif dg suatu perundang2an sebagaimana dilakukan negara liberal. Demikian jg suatu bangsa bukanlah suatu totalitas kelompok masyarakat yg menenggelamkan hak2 individu sebagaimana terjadi pada bangsa sosialis komunis. Oleh karena itu deklarasi indonesia sebagai suatu pernyataan hak kodrat manusia sebagai makluk indivisu dan sosial.

b. Teori kebangsaan
1. Teori hans kohn : bangsa terbentuk dari persamaan bahasa, ras, agama, peradaban , wilayah negara dan kewarganegaraan.
2. Teori kebangsaan ernest renan : bangsa adl suatu jiwa, suatu asas kerokhanian , suatu solidaritas yg besar, suatu hasil sejarah, bukan sesuatu yg abadi, ras dan wilayah bkn merupakan pembentuk suatu bangsa. Ernest mengambil kesimpulan bahwa bangsa adl suatu jiwa dan asas kerokhanian.
3. Teori gepolitik oleh frederich ratzel : negara merupakan suatu organisme yg hidup. Agar dapat tumbuh subur dan kuat maka bangsa memerlukan ruangan untuk hidup.
4. Negara kebangsaan pancasila : sintesa persatuan dan kesatuan yg dituangkan dalam suatu asa karokhanian yg merupakan suatu kepribadian serta jiwa bersama yaitu pancasila. Oleh karena itu prinsip2 nasionallisme indonesia adalah pancasila yg bersifat majemuk tunggal. Adapun faktor2 yg membentuk bangsa indonesia adl :
- Kesatuan sejarah, bangsa ini terbentuk dari suatu proses sejarah yaitu zaman prasejarah , zaman sriwijaya, majapahit, penjajahan, tercetus sumpah pemuda 1928 kemudian terproklamirkan sebagai suatu bangsa.
- Kesatuan nasib , BI terbentuk karena memiliki persamaan nasib yaitu penderitaan penjajah selama 3,5 abad dan memperjuangkan kemerdekaan bersama .
- Kesatuan budaya : walaupun memiliki budaya yg berbeda2 namun seluruhnya merupakan suatu kebudayaan yaitu kebudayaan naisonal.
- Kesatuan wilayah : bangsa ini hidup di wilayah ibu pertiwi yaitu tumpah darah indonesia
- Kesatuan asas kerokhanian, sebagai suatu bangsa yg memiliki cita2 yg sama, pandangan hidup yg sama, dan filsafat hidup yg berakar dr pandangan hidup masyarakat indonesia sendiri yaitu pandangan hidup pancasila.

3. Paham integralistik
Pancasila sbg asas kerokhanian bangsa dan negar pada hakikatnya merupakan suatu asas kebersamaan, asas kekeluargaan serta religius. Dlm pengertian inlah maka bangsa indonesia dg keanekaragamannya tersebut membentuk suatu kesautan integral sebagai bangsa yg merdeka. Paham integralistik yg terkandung dalam pancasila meletakkan asas kebersamaan hidup, mendambakan keselarasan dalam hubungan antar individu masyarakat. Negara tidak memihak kepada yg kuat tidak mengenal tirani minoritas.

4. Negara pancasila adalah negara kebangsaan yang berketuhanan YME
Penjelmaan hakikat manusia “ monopluralis” dalam suatu persekuatuan hidup yg disebut bangsa dan negara adl suatu kebangsaan yg integralistik dan berketuhanan YME.
Rumusan ketuhanan YME sebagaimana yg terdapat dalam pembukaan UUD 45 telah memberikan sifat yg khas kpd negara. Bangsa indonesia bukan merupakan negara sekuler yg membedakan antara agama dg negara. Demikian juga bukan negara agama. Indonesia adalah negara yg mengakui Tuhan YME menurut dasar kemanusiaan yg adil dan beradab yaitu negara kebangsaan yg memelihara budi pekerti kamanusiaan yg luhur dan memegang cita2 kemanusiaan sbg makluk Tuhan.
a. Hakikat ketuhanan YME
Hakikat ketuhanan YME secara filosofis ilmiah mengandung makna terdapat kesesuaian hubungan sebab akibat antara tuhan, manusia dg negara. Hub tersebut baik yg bersifat langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu terdapat hubungan sebab akibat yg langsung antara manusia dg tuhan karena manusia sbg makluk tuhan dan tuhan sbg causa prima. Dalam hubnya dg negara mk antara manusia dg negara terdapat hub sebab akibat yg langsung karena negara lembaga kemanusiaan, kemasyarakatan yg dibentuk oleh manusia untuk tujuan manusia. Adapun kedudukan manusia adl sbg makluk tuhan YME oleh karena itu hubungan negara dg Tuhan terdapat hub sebab akibat tdk langsung. Konsekuansinya negara menurut pancasila adalah negara kebangsaan yg berketuhanan YME dalam arti memiliki kebebasan dlam memeluk agama.

b. Hubungan negara dg agama
Negara adl merupakan produk manusia sehingga merupakan hasil budaya manusia, sedang agama adl bersumber pd wahyu Tuhan yg sifatnya mutlak. Dlm kehidupan beragama manusia memilliki hak dan kewajiban yg didasarkan atas keimanan dan ketaqwaan terhadap tuahnnya, sedangkan dalam negara manusia memiliki dak dan kewajiban secara horizontal dalam hubungannya dg manusia lain.





1. Hubungan negara dg agama menurut pancasila

- Negara adl berdasar pada berketuhana YME
- Bangsa indonesia sebagai bangsa yg berketuhanan YME, konsekuensinya setiap warga negara memiliki hak asasi untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai dg agama masing2.
- Tidak ada tempat bg atheisme dan sekulerisme karena pd hakikatnya manusia berkedudukan kodrat sebagai makluk Tuhan.
- Tidak ada tempat bg pertentangan agama, golongan agama, antar dan inter pemeluk agama serta antar pemeluk agama.
- Tidak ada tempat bagi pemaksaan agama
- Oleh karena itu harus memberi toleransi kepada org lain dalam menjalankan agama dlam negara.
- Segala aspek dlm penyelenggaraan negara hrs sesuai dg nilai2 ketuhanan YME terutama norma hukum positif maupun norma moral baik moral negara maupun moral para penyelenggara negara.
- Negara pada hakikatnya merupakan berkat rahmat Allah YME.

2. Hubungan negara dg agama menurut paham theokrasi
Hubungan negara dg agama menurut paham ini adalah antara negara dg agama tidak dapat dipisahkan. Negara menyatu dengan agama, pemerintahan dijalankan berdasarkan firma firman Tuhan, segala tata kehidupan dalam masyarakat, bangsa dan negara didasarkan atas firman firman Tuhan
.
a. Theokrasi langsung : kekuasaan adalah langsung otoritas Tuhan,adanya negara adalah kehendak Tuhan dan yang memerintahkan adalah Tuhan. Dalam sistem negara theokrasi maka agama menyatu dg negara, dalam arti seluruh sistem negara, norma2 negara adalah merupakan otoritas langsung dari Tuhan melalui wahyu. Misal di jepang, dg kaisarnya yg dianggap sebagai anak Tuhan.

b. Theokrasi tidak langsung : dalam negara theokrasi tidak langsung bukan tuhan sendiri yg memerintah dalam negara, melainkan kepala negara atau raja yg memiliki otoritas atas nama Tuhan. Kepala negara memerintah negara atas kehendak tuhan, sehingga kekuasaan dalam negara adl suatu karunia tuhan. Misalnya di belanda, raja mengemban tugas suci yaitu kekuasaan yg merupakan amanat dari Tuhan. Negara merupakan penjelmaan dari kekuasaan tuhan sehingga kekuasaan raja dalam negara adl kekuasaan yg berasal dari Tuhan maka sistem dan norma2 dlam negara dirumuskan berdasarkan firman2 Tuhan. Demikianlah kedudukan agama dlam negara theokrasi dimana firman tuhan, norma agama serta otoritas Tuhan menyatu dengan negara.



3. Hubungan negara dg agama menurut paham sekulerisme
Paham sekulerisme membedakan dan memisahkan agama dan negara. Dalam suatu negara yg berpaham sekulerisme bentuk, sistem, serta segala aspek kenegaraan tidak ada hubungannya dg agama. Sekulerisme berpandangan bahwa negara adl masalah2 keduniawian hub manusia dg manusia, adapun agama adl urusan akherat yg menyangkut hub manusia dg Tuhan.
Dalam negara yg berpaham sekulerisme sistem norma2 terutama norma hukum positif dipisahkan dengan nilai2 dan norma agama. Konsekuensinya hukum positif sangat ditentukan oleh komitmen warga negara sebagai pendukung pokok negara , walaupun ketentuan tersebut bertentangan dg agama. Negara adalah urusan hub horizontal antar manusia dlam mencapai tujuannya, adapun agama adl menjadi urusan pribadi masing2.

5 . Negara pancasila adalah negara kebangsaan yang berperikemanusiaan yang
Adil dan beradab.
Negara merupakan persekutuan hidup manusia yg merupakan suatu penjelmaan sifat kodrat manusia sebagai makluk Tuhan YME. Negara adl lembaga kemanusiaan, lelmbaga kemasyarakatan yg bertujuan demi tercapainya harkat dan martabat manusia baik lahir maupun batin. Manusia merupakan pendukung pokok negara. Oleh karena itu negara adl suatu negara yg berketuhanan YME dan berperikemanusiaan yg adil dan beradab.
Konsekuensinya adl segala aspek dlam penyelenggaraan negara sifat dan keadaan negara harus sesuai dg hakikat manusia. Kebangsaan indonesia yg berdasarkan pancasila mengakui bahwa bangsa adalah sebagai penjelmaan kodrat manusia sbg makluk individu dan sosial. Indonesia mengakui kemerdekaan bangsa sebagai hak yg dimiliki oleh hakikat manusia sbg individu maupun makluk sosial. Oleh karena itu penjajahan dunia adalah pelanggaran hak kodrat manusia sbg bangsa dan tidak sesuai dg keadilan.

6 . Negara pancasila adl negara kebangsaan yang berkerakyatan
Artinya bahwa kekuasaan tertinggi adalah ditangan rakyat dan dlam sistem kenegaraan dilakukan oleh majelis yaitu MPR. Negara yg berkedaulatan rakyat adalah negara yg berdemokrasi. Rakyat merupakan suatu penjelmaan sifat kodrat manusia sebagai individu dan mahkluk sosial. Demokrasi menurut kerakyatan adl demokrasi monodualis artinya makluk individu memiliki hak dan makhluk sosial harus disertai tanggung jawab.

7 . Negara pancasila adalah negara kebangsaan yang berkeadilan sosial
Negara sebagai penjelmaan manusia sebagai makluk Tuhan YME , sifat kodrat individu dan makluk sosial bertujuan untuk mewujudkan suatu keadilan dalam hidup bersama. Keadilan sosial tsb didasari dan dijiwai oleh hakikat kaedilan manusia sebagai makluk yang beradab. Dalam hidup bersama baik dlam masyarakat bangsa dan negara harus terwujud keadilan yg terwujud dalam keadilan ditributif, keadilan legal, keadilan komutatif.

Ideologi liberal
Paham ini berkembang dari paham rasionalisme yaitu paham yang meletakkan rasio sbg sumber kebenaran tertinggi, materialisme yg meletakkan materi sebagai nilai tertinggi, empirisme yg mendasarkan atas kebenaran fakta empris serta individulisme yg meletakkan nilai dan kebebasan individu sebagai nilai tertinggi dalam kehidupan bermasysrakat dan bernegara.

Hubungan negara dengan agama berdasarkan paham liberalisme
Negara pada hakikatnya mendasarkan pada kebebasan individu. Negara merupakan alat atau sarana individu, sehingga masalah agama dlam negara sangat ditentukan oleh kebebasan individu. Negara memberi kebebasan kepada warganya untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai dg agamanya masing2. Bahkan negara memberi kebebasan warganya untuk tidak percaya kepada Tuhan.
Nilai2 agama dipisahkan dan dibedakan dengan negara, keputusan , ketentuan kenegaraan terutama perundang2an sangat ditentukan oleh kesepakatan individu2 sebagai warga negaranya. Walaupun uu tersebut bertentangan dg agama.

Ideologi komunisme
Ideologi inni mendasarkan pada suatukeyakinan bahwa manusia pada hakikatnya adalah hanya makluk sosial saja. Manusia pada hakikatnya adalah sekumpulan relasi, sehingga yg mutlak adalah komunitas dan bukannya individualitas. Oleh karena itu tidak ada hak individu maka dapat dipastikan bahwa menurut paham komunisme bahwa demokrasi individualis itu tidak ada yang ada adlh hak komunal.
Dlm hubnya dg negara, bahwa negara sebagai manifestasi dari manusia sbg makluk komunal. Pemerintahan harus dipegang oleh orang2 yg meletakkan kepentingan pda kelas proletar.

Hubungan agama dengan negara menurut paham komunis
Paham ini memandang hakikat hubungan negara dg agama mendasarkan pada pandangan filosofis materialisme dialektis dan materialisme historis. Hakikat kenyataan tertinggi menurut paham komunis adalah materi.
Dalam paham komunisme manusia adalah suatu hakikat yg menciptakan dirinya sendiri. Dr pengertian tersebut maka komunisme berpaham atheis. Agama menurut paham komunisme adalah suatu kesadaran diri bagi manusia yg kemudian menghasilkan masyarakat negara. Agama menurut komunisme adalah realisasi fanatis manusia, agama adalah keluhan makluk tertindas. Oleh karena itu menurut komunisme marxis, agama adalah merupakan candu masyarakat.
Negara berpaham komunisme adalah bersifat atheis bahkan antitheis, melarang dan menekan kehidupan agama. Nilai yg tertinggi adalah materi sehingga nilai manusia sitentukan oleh materi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar